Kisa Jenaka, Berani Menertawakan Diri Sendiri



Kisa Jenaka, Berani Menertawakan Diri Sendiri

Golden Word
"Memiliki pengetahuan memang penting, tetapi memiliki kemampuan untuk memanfaatkanya secara bijaksana adalah hal yang jauh lebih penting"



PENJUAL BURGER
DAN RESESI

Di sebuah kota kecil di Amerika, ada seorang penjual burger yang sangat laris, meskipun ia tidak bisa membaca dan menulis. karena buta huruf, ia tidak pernah mengikuti perkembangan dunia luar, termasuk tidak tahu-menahu mengenai krisis ekonomi yang tengah melanda negaranya itu.

Ia tidak pernah membaca surat kabar, medengar radio, ataupun menonton televisi. kesibukan dan konsentrasinya hanya untuk menyiapkan bahan-bahan, membuat burger, membuka kedai, dan melayani konsumennya yang setiap hari terus membanjiri kedai burgernya.

Ketika usahanya tengah maju pesat, tiba-tiba putranya kembali dari ibukota setelah berhasil menyelesaikan studinya di bidang ekonomi dari sebuah perguruan tinggi ternama.

"Ayah, apakah Ayah tidak mengetahui bahwa keadaan negara kita saat ini tengah dilanda resesi? tanya anaknya sembari menunjukkan beberapa berita tentang krisis ekonomi yang dimuat disurat kabar.

"Ayah tidak mengerti apa itu krisis dan resesi, coba kamu jelaskan", sahut sang ayah.

"Negara kita tengah menghadapi masalah yang sangat serius, daya beli masyarakat melemah, pertumbuhan ekonomi menurun, banyak industri dan perusahaan ditutup" jelas putranya.

"Lalu, apa hubunganya dengan usaha Ayah?" tanya sang ayah penasaran.

"Sebentar lagi pasti akan berdampak kepada usaha Ayah, pembeli akan berkurang dan pendapatan usaha kita akan menurun," kata anaknya.

Sejak mendapat penjelasan dari putranya itu, laki-laki penjual burger itu mulai terpengaruh. ia mengurangi membeli bahan-bahan baku, memperkecil ukuran burgernya, lampu-lampu kedainya dikurangi, jam buka usahanya dipersingkat, tidak lagi buka sampai larut malam seperti biasanya, dan ia mulai tidak bersemangat melayani konsumenya.

Dalam beberapa bulan kemudian, jumlah konsumen yang datang ke kedai burgernya menurun drastis dan penjualannya merosot tajam. Si ayah pun dengan bangga memuji anaknya yang telah mengingatkan dampak resesi ekonomi.
"Tidak percuma Ayah menyekolahkan kamu ke kota", kata si pemilik kedai burger sambil menepuk bahu anaknya.

Belajar dan memiliki pengetahuan yang tinggi memang penting, tetapi kemampuan mengolah pengetahuan itu secara bijaksana agar dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain adalah hal yang jauh lebih penting



"HAPPY NEW YEAR"